1. Faktor-faktor Penentu Penetapan Harga
a)
Pertimbangan
Subyektif
Faktor penentu
harga subyektif tidak mempunyai standar pasti dalam penentuannya. penentuan
harga subyektif terjadi karena pandangan pribadi penjual terhadap barang yang
dijualnya. faktor pertimbangan harga subyektif banyak digunakan untuk barang
yang mempunyai nilai seni dan sejarah.
b)
Pertimbangan
Obyektif
Pertimbangan
obyektif adalah suatu faktor penetapan harga yang didasarkan oleh faktor-faktor
yang mempengaruhinya dan berlaku untuk sebagian besar produk dan di mana produk
tersebut dijual
1).
Faktor Intern.
Faktor intern adalah faktor yang dari dalam kegiatan usaha yang mempengaruhi pembentukan harga.
contoh: Harga pokok penjualan
Faktor intern adalah faktor yang dari dalam kegiatan usaha yang mempengaruhi pembentukan harga.
contoh: Harga pokok penjualan
2).
Faktor Ekstern
a)
Faktor
ekstern yang bersifat umum
·
Harga
produk substitusi (pengganti)
·
Peraturan
Pemerintah
b)
Faktor ekstern yang bersifat khusus
Contoh:
Letak geografis
2. Macam-Macam Harga
1)
Harga
subjektif,adalah harga taksiran pembeli dan penjual terhadap barang yang akan dibeli atau dijual.
2)
Harga
objektif, adalah harga yang disetujui atau disepakati kedua belah pihak antara
pembeli dan penjual.
3)
Harga
jual, adalah harga pokok ditambah laba yang diharapkannya.
4)
Harga
pemerintah, adalah yang ditetapkan oleh pemerintah.
5)
Harga
bebas, adalah harga yang terdapat dipasaran antara penjual dengan penjual yang
diakibatkan adanya persaingan.
6)
Harga
gasal (Odd price), adalah harga yang angkanya tidak bulat, misalnya Rp
9.999,00.
7)
Harga
netto (Net price), adalah harga yang harus dibayar oleh pembeli. Dengan
perkataan lain harga neto adalah harga bersih.
8)
Harga
Pabrik (factory price),adalah harga pabrik yang harus dibayar oleh pembeli,
sedangkan transportasinya dari pabrik harus ditanggung oleh pembeli.
9)
Harga
f.a.s (free alongside),adalah biaya angkutan ditangung penjual sampai kapal
merapat di pelabuhan tujuan. Pembongkaran produk ditanggung oleh pembeli.
10)
Harga
c.i.f (Cost insurance and freight),adalah harga barang yang di ekspor sudah
termasuk biaya asuransi, biaya pengiriman sampai diserahkannya barang tersebut
kepada pembeli.
3. Macam-Macam Penetapan Harga
Kunci
utama dalam penetapan harga fleksibel adalah kelenturan atas kesediaan untuk
memotong harga demi mempertahankan bagian pasar.
2)
Penetapan
Harga Sasaran (target pricing)
Penetapan
harga sasaran, harga jual produk dapat memberikan tingkat keuntungan tertentu yang dianggap wajar.
3)
Penetapan
Harga Rata-rata (going rate pricing)
Penetapan
harga ini, dengan alasan perusahaan mengalami kesukaran dalam mengukur biaya,
dan kesulitan untuk mengetahui reaksi dari para pembeli dan saingan. Akhirnya
daripada mengganggu keseimbangan harga di pasar lebih baik mengikuti harga yang
berlaku di pasar.
4)
Penetapan
Harga Break-even (Break Even pricing)
Dalam
penetapan harga break even, perusahaan mengetahui tentang bagaimana satuan
produk itu dijual pada satuan tertentu untuk mengembalikan dana yang tertanam
dalam produk tersebut.
1.
Potongan harga
a.
Rabat
Rabat adalah potongan yang diberikan
kepada pembeli dari penjual karena membeli barang dalam jumlah yang banyak.
Potongan rabat disebut juga potongan kuantitas (quantity discount).
b.
Kontan
(cash discount)
potongan ini, diberikan oleh penjual
kepada pembeli karena membeli baraang secara tunai atau membeli barang dalam
jangka pendek
c.
Potongan
rafaksi
potongan khusus yang diberikan penjual kepada
pembeli karena adanya perubahan perhitungan berat misalnya akibat kerusakan yang
terjadi selama barang dalam pengangkutan
d.
Potongan
kelompok (group discount)
Potongan kelompok adalah potongan yang
diberikan kepada pembeli yang dihimpun dalam kelompok (group) atau organisasi.
2.
Daftar harga
suatu daftar yang berisi atau memuat harga barang-barang untuk kepentingan penjual
suatu daftar yang berisi atau memuat harga barang-barang untuk kepentingan penjual
3.
Tambahan barang
tambahan barang diberikan penjual kepada pembeli ada kemungkinan barang - barang tersebut susut,rusak
tambahan barang diberikan penjual kepada pembeli ada kemungkinan barang - barang tersebut susut,rusak
contoh total harga





Tidak ada komentar:
Posting Komentar