Rabu, 28 Oktober 2015

Total Harga Produk Diberitahu Kepada Pelanggan

1. Faktor-faktor Penentu Penetapan Harga

Faktor penentu penetapan harga ada 2 (dua) yaitu :
a)    Pertimbangan Subyektif
Faktor penentu harga subyektif tidak mempunyai standar pasti dalam penentuannya. penentuan harga subyektif terjadi karena pandangan pribadi penjual terhadap barang yang dijualnya. faktor pertimbangan harga subyektif banyak digunakan untuk barang yang mempunyai nilai seni dan sejarah. 

b)   Pertimbangan Obyektif
Pertimbangan obyektif adalah suatu faktor penetapan harga yang didasarkan oleh faktor-faktor yang mempengaruhinya dan berlaku untuk sebagian besar produk dan di mana produk tersebut dijual
1). Faktor Intern.
     Faktor intern adalah faktor yang dari  dalam kegiatan usaha yang mempengaruhi pembentukan harga.      
contoh: Harga pokok penjualan
2). Faktor Ekstern
a)      Faktor ekstern yang bersifat umum
·         Harga produk substitusi (pengganti)
·         Peraturan Pemerintah
b)       Faktor ekstern yang bersifat khusus
Contoh: Letak geografis

2. Macam-Macam Harga
Setiap perusahaan pada umumnya sudah mengenal macam macam harga, diantaranya :
1)      Harga subjektif,adalah harga taksiran pembeli dan penjual terhadap  barang yang akan dibeli atau dijual.
2)      Harga objektif, adalah harga yang disetujui atau disepakati kedua belah pihak antara pembeli dan penjual.
3)      Harga jual, adalah harga pokok ditambah laba yang diharapkannya.
4)      Harga pemerintah, adalah yang ditetapkan oleh pemerintah.
5)      Harga bebas, adalah harga yang terdapat dipasaran antara penjual dengan penjual yang diakibatkan adanya persaingan.
6)      Harga gasal (Odd price), adalah harga yang angkanya tidak bulat, misalnya Rp 9.999,00.
7)  Harga netto (Net price), adalah harga yang harus dibayar oleh pembeli. Dengan perkataan lain harga neto adalah harga bersih.
8)  Harga Pabrik (factory price),adalah harga pabrik yang harus dibayar oleh pembeli, sedangkan transportasinya dari pabrik harus ditanggung oleh pembeli.
9)  Harga f.a.s (free alongside),adalah biaya angkutan ditangung penjual sampai kapal merapat di pelabuhan tujuan. Pembongkaran produk ditanggung oleh pembeli.
10)  Harga c.i.f (Cost insurance and freight),adalah harga barang yang di ekspor sudah termasuk biaya asuransi, biaya pengiriman sampai diserahkannya barang tersebut kepada pembeli.

3. Macam-Macam Penetapan Harga
1)      Penetapan Harga Fleksibel
Kunci utama dalam penetapan harga fleksibel adalah kelenturan atas kesediaan untuk memotong harga demi mempertahankan bagian pasar.
2)      Penetapan Harga Sasaran (target pricing)
Penetapan harga sasaran, harga jual produk dapat memberikan tingkat keuntungan tertentu yang dianggap wajar.
3)      Penetapan Harga Rata-rata (going rate pricing)
Penetapan harga ini, dengan alasan perusahaan mengalami kesukaran dalam mengukur biaya, dan kesulitan untuk mengetahui reaksi dari para pembeli dan saingan. Akhirnya daripada mengganggu keseimbangan harga di pasar lebih baik mengikuti harga yang berlaku di pasar.
4)      Penetapan Harga Break-even (Break Even pricing)
Dalam penetapan harga break even, perusahaan mengetahui tentang bagaimana satuan produk itu dijual pada satuan tertentu untuk mengembalikan dana yang tertanam dalam produk tersebut.

4.        Kombinasi Harga (Price Mix)


1.      Potongan harga
a.       Rabat
Rabat adalah potongan yang diberikan kepada pembeli dari penjual karena membeli barang dalam jumlah yang banyak. Potongan rabat disebut juga potongan kuantitas (quantity discount).
b.      Kontan (cash discount)
potongan ini, diberikan oleh penjual kepada pembeli karena membeli baraang secara tunai atau membeli barang dalam jangka pendek
c.       Potongan rafaksi
potongan khusus yang diberikan penjual kepada pembeli karena adanya perubahan perhitungan berat misalnya akibat kerusakan yang terjadi selama barang dalam pengangkutan
d.       Potongan kelompok (group discount)
Potongan kelompok adalah potongan yang diberikan kepada pembeli yang dihimpun dalam kelompok (group) atau organisasi.

2.      Daftar harga 
       suatu daftar yang berisi atau memuat harga barang-barang untuk kepentingan penjual
3.      Tambahan barang
       tambahan barang diberikan penjual kepada pembeli ada kemungkinan barang - barang tersebut susut,rusak

                                                  
contoh total harga

Tidak ada komentar:

Posting Komentar